Seribu rambutmu yang hitam terurai
Seribu cemara seolah mendera
Seribu duka nestapa di wajah nan ayu
Seribu luka yang nyeri di dalam dadaku
Di sana kutemukan bukit yang terbuka
Seribu cemara halus mendesah
Sebatang sungai membelah huma yang cerah
Berdua kita bersama tinggal di dalamnya
Nampaknya tiada lagi yang diresahkan
Dan juga tak digelisahkan
Kecuali dihayati
Secara syahdu bersama
Selamanya bersama selamanya
Mama's Sleeping Angels is a Lethal Company-esque, dream-exploration, Y2K
smorgasbord for the zillenialpha generations
-
Isn't it funny that we don't have a definitive reason as to why we dream?
We have ideas, theories, like that they're the brain moving memories from
shor...
2 jam yang lalu




0 komentar:
Posting Komentar